Skip to main content

Posts

Showing posts with the label bahasa indonesia

Contoh Naskah Drama Persahabatan

Anak Koruptor Di suatu kota, ada seorang bupati yang sangat terkenal. Dia hidup bersama anak perempuannya. Karena istrinya sudah meninggal, ia berusaha menjadi ‘ibu’ bagi anak perempuannya. Anak itu bernama Alin. Ia bersekolah di SMP Merdeka. Ia terkenal sangat pintar, apalagi ditambah dengan predikat ‘anak bupati’, ia menjadi sangat terkenal di sekolahnya. (turun dari mobil) Ayah : “Belajar yang baik ya, Nak. Nanti pulangnya sendiri saja, sepertinya Ayah pulang malam.” Alin : “Iya, yah..” (berjalan menuju kelas) (teman-teman menghampiri Alin) T1 : “Lin, nanti ajarin Fisika, ya..” Alin : “Hmm.. Boleh..” T2 : “Eh, Lin, nanti pulang sekolah ngerjain tugas Matematika bareng yuk?” Alin : “Eh, iya, ada tugas Matematika ya.. Ayo ngerjain bareng!” Mia : “Hih, mentang-mentang anak bupati, banyak dideketin temen-temen!” T3 : “Eh, kamu kenapa, Mia?” Mia : “Itu tuh! Aku sebel banget ngeliat kelakuan si Alin itu! Mentang-mentang dia anak bupati, jadi belagu, sok pi...

Contoh Analisis Unsur-unsur Novel Terjemahan

Menganalisis Unsur-unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Terjemahan Nama: Ismi Yasifa Lulu Asmi Lathifah S. Kelas: XI Aksel Data buku : o Judul : Ten Things I Hate About Me (Si Ratu Akting) o Pengarang : Randa Abdel-Fattah o Penerbit : Gramedia o Tahun Terbit : 2012 o Negara Asal : Australia o Penerjemah : Oktarina Prasetyowati o Tebal Buku : 307 halaman 1. Unsur-unsur Intrinsik A. Tema : Kehidupan anak remaja. B. Tokoh : Jamilah/Jamie, Ayah, Bilal, Shereen, Bibi Sowsan, Amo Ameen, Miss Sajda, Timothy/John, Amy, Liz, Peter, Mustafa, Ahmed Latif, Sandra, Paman Joseph. C. Penokohan : o Jamilah/Jamie : tidak percaya diri o Ayah : keras, tegas, baik o Bilal : pemberontak o Shereen : pemberontak o Bibi Sowsan : baik, perhatian o Amo Ameen : pendiam, suka bercanda o Miss Sajda : baik, perhatian o Timothy/John : pendiam, baik o Amy : suka menyembunyikan masalah o Liz : mudah terpengaruh o...

Contoh Resensi Novel/Buku

Contoh Resensi (Lulu Asmi L. S. XI-Aksel) Judul Buku : My Twin Sister Pengarang : Lintang Assyifa Penerbit         : DAR! Mizan Tahun terbit : 2011 Tebal buku : 180 halaman Setiap orang pasti memiliki kepribadian yang berbeda satu sama lainnya. Tetapi, apakah hal tersebut dialami juga oleh sepasang anak kembar? Hal tersebut dijawab dalam novel berjudul “My Twin Sister” karya penulis muda berbakat Lintang Assyifa. Novel ini menceritakan 2 orang anak kembar bernama Alivia dan Bella Watson. Walaupun anak kembar, mereka berdua memiliki kepribadian yang berbeda. Garis kehidupan mereka juga berbeda, Bella ditakdirkan untuk hidup di alam yang berbeda dengan saudara kembarnya tepat di hari ke-253 ia melawan penyakitnya. Novel ini mengajarkan kita untuk menghargai, menikmati kehidupan, persahabatan, perjuangan, serta kekuatan dari orang-orang yang kita sayangi. Ceritanya yang sederhana dikemas dengan apik sehingga sangat berkesan dan ada pula bagian-bagian ...

Contoh Surat Dagang (Surat Penawaran)

CV LATHIFAH PUSTAKA Jalan Cahaya Abadi Nomor 19 Garut, 09 Juli 2012 Nomor : 159/LP/VI/2012 Lampiran : - Hal : Penawaran Harga Yth. Kepala Bagian Pembelian PT Jaya Abadi Jalan Kemerdekaan Nomor 17 Bandung, Jawa Barat Dengan hormat, Memenuhi surat permintaan penawaran perusahaan Anda nomor 234/JA/V/2013 pada tanggal 02 Juli 2013, kami dari CV Lathifah Pustakamengajukan penawaran penyediaan buku-buku dan alat tulis dengan perincian sebagai berikut: 1. 20 eksemplar novel @Rp60.000,00                      Rp1.200.000,00 2. 10 eksemplar buku matematika @Rp80.000,00    Rp800.000,00 3. 8 lusin pulpen @Rp25.000,00                              Rp200.000,00 Jumlah total                             Rp2.200.000,00 (dua juta dua ratus ribu rupiah) Demikian pe...

Contoh Cerpen Berdasar Pengalaman Orang Lain

Dunia itu Sempit! (Lulu Asmi Lathifah S. X-Aksel) Gadis itu perlahan membuka matanya. Cahaya matahari yang menembus celah-celah tirai kamarnya membuatnya terbangun dari mimpinya. “Husna! Bangun, sudah siang!” Suara dari luar kamarnya membuatnya terdorong untuk beranjak dari tempat kesayangannya; kasurnya. “Iya, Maa..” Husna menyahut dengan malas. Dia berjalan kearah pintu kamarnya, saat ia membuka pintu kamarnya, ibu nya sedang berdiri tepat di hadapannya. “Aduh, Ma.. Ini kan hari libur! Kok pagi-pagi gini udah ngebangunin Husna, sih?” “Hey, sekarang sudah siang, jam 8 lho.” kata ibunya sambil mengelus rambut Husna. “Mama.. Kalau hari libur, jam 8 itu masih pagi, Ma..”